Kamis, 13 Oktober 2011

contoh naskah drama kerajaan singosari

saya sering membuka blog-blog yang ada,mengutak atik "mbah google" demi sebuah tugas yang membutuhkan perjuangan
saya sering mencarii contoh naskah drama, namun sering kali saya dapati hanya blog yang tidak sesuai dengan harapan saya . silahkan di baca ^_^

inii contoh naskah drama kerajaan singosarii yang singkat dan sederhana

 Suatu harii
dikala ken Arok tengah berada di istana kerajaan tumapel
ia melihat sesosok wanita yang cantik
ken arok tidak sengaja melihat betis dari wanita tersebut yang konon mengeluarkan sinar atau cahaya
Kisah ini kemudian ia ceritakan kepada Dhang Hyang Lohgawe 

ken arok  = aku ingin menyampaikan sesuatu kepadamu Dhang Hyang Lohgawe  ???

 Dhang Hyang Lohgawe= ceritalah wahai ken arok

ken arok  = aku melihat wanita yang cantik dan kulitnya mengeluarkan cahaya,dan cantiknya itu tiada taranya di dunia ini.. jadi bagaimana menurutmu Dhang Hyang Lohgawe   
                          
 Dhang Hyang Lohgawe=  menurutku wanita dengan tanda seperti itu disebut Nareswari. Ia    adalah   wanita utama, ratu dari semua wanita Meskipun seorang pria papa dan dina, jika beristri wanita semacam ini maka pria tersebut tentu akan bisa menjadi raja atau orang yang tinggi jabatnnya.

Mendengar perkataan dari Dhang Hyang Lohgawe ,ken arok semakin bertekad untuk memperistri ken dedes termaksud bila harus membunuh tunggul ametung..
 maka berangkatlah ken arok menuju tempat tinggal Empu gandring, seorang empu pembuat keris yang sangat termasyur. Dengan keris buatan empu gandring ini Ken Arok bermaksud membunuh Tunggul Ametung.

Ken arok = Ki Empu, tolong buatkanlah saya sebuah keris yang ampuh. Saya harapkan bisa selesai  dalam waktu lima bulan. Harap diperhatikan, Ki, agar keris itu dapat selesai.

Empu Gandring = Kalau kamu menghendaki yang baik, seharusnya dalam satu tahun. Kalau dalam lima bulan belumlah cukup.”

Ken Arok = Pengukiran keris itu terserah saja bagaimana bentuk serta coraknya. Saya tidak peduli masalah janji, pkoknya dalam lima bulan harus selesai.

Lima bulan kemudian ....
maka Ken Arok pun teringat akan janjinya, yakni akan pesana keris tersebut kepada Empu Gandring. Ken arok= ini sudah lima bulan ,,saatnya aku mengambil pesanan keris ituu
( Empu gandring pada waktu itu sedang mengukir keris.)

Ken Arok (perlahan bicara) =Ki, sudah selesaikah keris pesanan saya itu?                                            

 Empu gandring=( menjawab pula dengan halus ) duh kaki. Kerismu itu justru yang sedang kukikir ini.

” Ketika mendengar jawaban tersebut, Ken Arok menjadi tak senang hati dan bersikap kurang sopan
Ken Arok melihat kerisnya yang sedang di kikir (diperhalus). Keris diberikan oleh Empu gandring, diterima oleh Ken Arok dan diamat-amati. Serentak sadar bahwa kerisnya belum selesai, maka Ken Arok marah.

 Ken arok = ini keris belum rampung!Bukanlah saya sudah berkali-kali berpesan. Tak ada gunanya saya berkata kalu begini kenyataannya, Ki. Terlalu sekali kau ini, Ki. Masakan mengikir pun sampai lima bulan masih juga belum selesai. Benar-benar mengacuhkan pesanku, kau Empu Gandring!”( Ken Arok pun mengamuk membabi buta).
Epu Gandring di tusuknya dengan keris bikinan sang empu itu sendiri. Segera sang empu gandring pingsan. KenArok keterlanjuran menurutkan api amarah. Keris disabetkan di lumpang tempat kikiran
Lumpang yang terbuat dari batu itu terbelah jadi dua. Setelah itu keris disabetkan kearah paron (alas untuk menempa besi). Paron pun pecah berkepingan. Setelah itu terdengarlah suara

 Empu Gandring= Ken Arok, besok kau sendiri pun akan mati oleh keris itu juga. Anak dan cucu-cucumu, tujuh orang raja akan meninggal pula dengan senjata yang sama.”
Setelah mengucapkan kalimat tersebut, mak Empu gandring segera meninggal. Ken Arok sangat menyesal dengan kematian Empu gandring. Tuah keris empu gandring ternyata terbukti sakti. Buktinya, keris ini berhasil membunuh Tunggul ametung, Ken arok sendiri, dan keturunannya. Sehingga tepat seperti sumpah Empu gandring bahwa kerisnya membunuh tujuh orang raja.
Ken arok pun segera melancarkan rencana.y  yaitu membunuh tunggul ametung agar dapat memperistrikan ken dedes 

kebo ijo= dimana engkauu mendapatkan keris ini ken arok ?? aku sangat menyukainya.. 

ken arok = apa kau ingin meminjamnya buto ijo ??

kebo ijo = yah ,tentu saja jika engkau bersedia,aku janji akan membawanya kemanapun aku pergii. Sungguh aku menyukai keris mu ini ken arok

kebo ijo pun sering memakai keris tersebut dan membawanya kemana-mana
dan hal tersebut menjadi siasat dari ken arok Bagi Ken Arok sendiri, peminjaman keris itu adalah sebagai siasat agar nanti yang dituduh oleh publik Tumapel adalah Kebo Ijo dalam kasus pembunuhan yang dirancang sendiri oleh Ken Arok. Siasatnya berhasil dan hampir seluruh publik Tumapel termasuk beberapa pejabat percaya bahwa Kebo Ijo adalah tersangka pembunuhan Tunggul Ametung. Ken Arok yang saat itu adalah orang kepercayaan Tunggul Ametung langsung membunuh Kebo Ijo yang konon, dengan keris pusaka itu.

ken arok= dengan begitu aku dengan mudahnya dapat melancarkan siasaatku .. waktunya hampir tibaa untuk membunuh tunggul ametung

suatu harii 

tunggul ametung= ken arok

ken arok = yang mulia .. (menunduk)

 tunggul ametung= kau adalah salah satu orang kepercayaaknku ken arokk..terima kasih untuk hal ituu

ken arok = paduka raja ,tidak perlu mengatakan hal tersebut,,itu memang sudah tugas hambaa 

(ken arok siap2 untuk mengeluarkan keris.y tersebut).dan ken arok lalu menusukkan keris tersebut ke tunggul ametung,dan akhirnya tunggul ametung pun meninggal
diwaktu lain kerajaan menemukan sebuah keris yang sengaja di tinggalkan begitu saja di tempat dimana tunggul ametung wafat. Saat itu pulahlah kebo ijo di tuduh membunuh raja,krn selama ini dialah yang memakai keris tersebut

dewan kerajaan= hahh ternyata engkaulah yang telah membunuh raja..kebo  ijo
ken arok  dengan acting.y lalu membunuh kebo ijo dengan keris itu sendiri,ken arok marah (gag perlu di baca ma narator )

dan akhirnya keinginan ken arok pun terkabul,ken arok akhirnya dapat memperistri ken dedes dan juga menaklukkan seluruh daerah kediri dan menganti nama.y menjadi kerajaan singosari 

ken arok = akhirnya aku menjadi raja juga (hahhahaha)

setelah berselang 5 tahun kemudian ,anak dari tunggul ametung dan ken dedes mengetahui hal yang sebenarnya

ken dedes = ketahuilah anakku.. ayahmu meninggal di bunuh oleh ken arok 

anusapati = apa !!! (marahh).. kurang ajar diaa... aku janji akan membunuhnyaa ibu... (geramm)

ken dedes= anakku janganlah engkau bertindak ceroboh sabarlah engkau anakku (di belaii)

Pada saat menyendiri di kamar pusaka kerajaan, Ken Arok mengamati pusaka kerajaan yang dimilikinya. Salah satu pusaka yang dimilikinya adalah keris tanpa sarung buatan Mpu Gandring yang dikenal sebagai Keris Mpu Gandring. Melihat ceceran darah pada keris tersebut, ia merasa ketakutan terlebih lebih terdengar  suara ghaib dari dalam keris tersebut yang meminta tumbal. Ia ingat kutukan Mpu Gandring yang dibunuhnya, dan serta merta mebantingnya ke tanah sampai hancur berkeping-keping. Ia bermaksud memusnahkannya. Namun ternyata keris tersebut melayang dan menghilang. Sementara Anusapati dan Ki Pengalasan merancang pembunuhan tersebut, tiba-tiba keris tersebut berada di tangan Anusapati. Anusapati menyerahkan keris kepada Ki Pengalasan yang menurut bahasa sekarang, bertugas sebagai “eksekutor” terhadap Ken Arok. Tugas itu dilaksanakannya, dan untuk menghilangkan jejak, Anusapati membunuh Ki Pengalasan dengan keris itu.

ken arok = ada apa inii .. aku harap kutukan itu tidak benar.. aku harapp tidak benarr (cemas)
Rasa geram dari anusapatii tidak bisa di hindarkan ia kemudian bertekad untuk membunuh ken arok.. Ia bermaksud untuk menemui ken arok

anusapati = apa ituu ???( melihat ke keris dan mengambilnya).. aku gunakan saja benda ini untuk membunuh ken arok  yg biadab itu

Anusapati bertemu dengan ken arok (kaget melihat keris itu di pegang oleh anusapati

Anusapati= biadab kau ken arokk.. beraninya kau membunuh ayahku sendirii
Ken arok =apa maksud yang kau bicarakan anakku ??

Anusapati= tanpa basa-basi langsung membunuh ken arok dengan keris tersebut


Akhirnya anusapati menjadi seorang raja dan menggantikan ken arok.. namun sayangnya anusapati gemar melakukan sabung ayamm dan berhura-huraa. Namun kekuasaan anusapati berjalan dengan singkat saja
Suatu harii

Tohjaya=(meremas tangan.y) kurang ajarr beraninya dia membunuh ayahkuu... aku harus menuntut balas terhadapnya hutang di bayar hutang nyawa di  bayar  nyawa.. (geram)
Tohjaya mengadakan acara Sabung Ayam kerajaan yang sangat digemari Anusapati. Ketika Anusapati lengah, Tohjaya mengambil keris Mpu Gandring tersebut dan langsung membunuhnya di tempat. Tohjaya membunuhnya berdasarkan hukuman dimana Anusapati diyakini membunuh Ken Arok. Setelah membunuh Anusapati, Tohjaya mengangkat dirinya sebagai raja menggantikan Anusapati

Tohjaya= ini adalah balasan atas apa yang telah engkau lakukan kepada ayahkuu ..terimalah pembalasan darikuu 

Tohjaya sendiri tidak lama memerintah. Muncul berbagai ketidak puasan baik dikalangan rakyat dan bahkan kalangan elit istana yang merupakan keluarganya dan saudaranya sendiri, diantaranya Mahisa Campaka dan Dyah Lembu Tal. Ketidakpuasan dan intrik istana ini akhirnya berkobar menjadi peperangan yang menyebabkan tewasnya Tohjaya. Setelah keadaan berhasil dikuasai, tahta kerajaan akhirnya dilanjutkan oleh Ranggawuni yang memerintah cukup lama dan dikatakan adalah masa damai kerajaan Singashari.lalu raja berikutnya bernama kertajaya selama ia memimpin dan merupakan raja terbesar di kerajaan singosari


~The end~

2 komentar: